goodbye
"Aku engga tau ternyata itu nyakitin banget buat aku, mungkin ini lebay tapi aku benar-benar sakit liat kamu ga disini, Za."
"Aku disini, Na. Akan selalu nemenin kamu."
"Engga, kamu bohong. Kamu disini tapi aku engga bisa ngerasain perasaan hangat itu lagi, yang disini cuma raga kamu." kataku bergetar
Dia nampak mengerti, dia menunduk. Aku tau ini sangat menyakitkan, "sorry, Na, sorry ternyata aku nyakitin kamu."
Untuk kesekian kalinya kata maaf keluar dari mulutnya, aku tau ini bukan salahnya. Kita tidak bisa memaksa takdir bukan? Kita dipaksa tidak punya pilihan, aku ga mungkin ninggalin Jakarta sedangkan dia engga mungkin ninggalin New York yang jelas itu mimpinya, pekerjaannya, hidupnya and i know New York is everything to him. Seperti Jakarta yang segalanya buatku, aku tumbuh, aku bangun mimpi disini, aku belajar banyak dari Jakarta.
"Ikut aku, Na. Please untuk kali ini aja aku mau egois soal kamu." ucapnya lagi meraih kedua tanganku
Lagi lagi aku menghela nafas, "Za... Kita selalu ngomongin ini lho dan engga pernah ada ending."
"Ini mudah kalo kamu mau ikut aku ke New York dan tinggalin semuanya disini."
Aku tidak mempunyai siapapun selain dia, tentu ini akan mudah tapi mimpiku disini di Jakarta bukan New York. Aku yatim piatu, tidak ada yang harus ku bangga kan kecuali diriku sendiri, tidak ada yang akan marah-marah apabila hidupku kacau sekalipun, tidak ada yang peduli keadaanku kecuali dia, tentu saja dia segalanya. Dia segalanya tapi Jakarta lebih dari segalanya buatku. Jakarta adalah rumah, Jakarta adalah guru, Jakarta adalah orangtuaku, Jakarta adalah mimpiku, karena itu aku keras kepala soal Jakarta.
"I love you, Na." ucapnya
"Please stop, Za. Jangan buat ini makin sakit."
"So this a goodbye, Na?"
Aku tersenyum, pada akhirnya aku sendirian dan itu pilihanku.
"Goodbye, Za."
"Can i say "see you latter?" and a hug for the goodbye?"
Dia menangis terdengar sangat memilukan, ini sakit sekali, "ya... Thank you, Za. Terima kasih untuk semuanya aku senang bertemu denganmu." kataku tulus
Taylor swift say "i think the true of unconditional love is like do you love someone so much that even you would even love them if they didn't love you anymore like that is true unconditional love"

Komentar
Posting Komentar