Apa

                                                Apa,



Peluh keringat bercucuran dahimu
Kekuatan kau berikan semua tidak ada yang tersisa darimu
Ketakutan menjadi senjata paling ampuh melawanmu
Ingat kamu tidak sendiri ada Tuhan yang selalu bersamamu

Isak tangis malam sunyi menggema diruang tamu
Gadis kecil dicerca sang ibu
Mata nyalang menusuk jantung tanpa ampun
Hati teriris ketika melihat sang ayah hanya mematung dan membisu

Satu-persatu dari mereka mulai iba
Hanya melihat tanpa berminat menolongnya
Kasiannya,
Tubuh bergetar tak kuasa menahan isak tangis si belia

Berdebat dengan sang penguasa apa mampu menang?
Menjadi boneka sudah biasa,lantas dibuang?
Sihir apa yang harus dibenarkan?
Lalu,siapa yang pantas disalahkan?

Sampai pagi menyingsing
Membicarakan hal yang tidak penting
Membuat pusing setengah mati
Haruskan kita berhenti mempercayai?

Harusnya sang penguasa mampu membuka mata
Melihat siapa yang menderita
Terlindas realita yang beratasnamakan "keadilan"saja
Apakah keadilan harus mengorbankan yang tidak punya apa-apa?

Mampu terlelap ditengah malam
Sedang keadilan membuat orang sengsara
Duduk disinggasana tertinggi
Katanya mengayomi?
Buktinya janjimu tak kau tepati

Komentar

Postingan Populer